Blog Depression
Blog,seperti hidup, kadang berada di atas, kadang di bawah. Kadang blog berada di atas daun,dimana ketika blog dipuji, dihargai, dikenal, dll. Tetapi kadang blog juga dicela, diremehkan, difitnah, atau bahkan dirusak. Ada saat ketika blog kita mendapat kritikan dan celaan bertubi tubi. Bahkan mungkin anda merasa down, Depresi Blog (Blog Depression) menurut istilah saya.
Contohnya begini. Anda sudah membuat kerangka, sudah mencari referensi dari berbagai sumber, sudah berusaha menciptakan tulisan yang sesempurna mungkin. Tapi apa yang terjadi? 1 menit setelah anda publish tulisan anda, langsung ada orang yang mengkritik habis habisan tulisan anda. Katanya tulisan anda jelek, tidak berstruktur, Tidak memiliki referensi yang cukup, repost, atau bahkan memutarbalikkan fakta. Ego anda terpukul. Marah. Anda merasa tak dihargai.
Parahnya lagi, orang yang mengkritik anda tadi kemudian membuat suatu posting di blognya yang menjelek-jelekkan tulisan anda (atau bahkan mungkin anda). Dia mengejek anda dengan sebutan -maaf- blogger sampah. Anda pun langsung muntab. Piring dan gelas langsung berterbangan menimbulkan suara ribut. Pyar..pyar..pyar..door.. Sesaat kemudian semangat anda runtuh. Anda tak lagi tertarik dengan blog. Tak lagi tertarik mengklik link “Write a New Post” di dashboard Wordpress anda. Anda frustasi. Kreativitas anda langsung lumpuh. Anda pun bertanya, “Apa yang harus saya lakukan??”
Pertama, Jangan khawatir. Rileks saja.Lupakan barang sejenak masalah anda. Jangan Paksakan diri Anda. Anda tak harus posting blog tiap hari kok. Atau kalo perlu telantarkan blog anda beberapa hari. Cari udara segar, sirami tanaman di taman anda, atau ajak anak anda jalan-jalan. Ciptakan aktifitas yang dapat melupakan masalah blog anda. “Tapi bang, bagaimana dengan pengunjung rutin saya? Apakah mereka kecewa? Apakah mereka akan berhenti menjadi regular visitor blog saya?”. Tenang mereka akan maklum. Mungkin mereka pernah merasakan apa yang anda rasakan. Mereka tahu mungkin anda sedang ada masalah. Dan mereka tetap sabar menanti posting anda berikutnya. Jadi, setelah sejenak meliburkan diri, segera kembali ke blog dengan segudang ide dan kreatifitas yang melonjak-lonjak.
Kedua. Abaikan kata-kata orang yang mencela anda. Di dunia blogosphere, tersebar berbagai macam karakter blogger. Ada yang baik, ada yang buruk. Ada orang yang suka memuji,ada yang suka mengkritik. Ada yang bikin masalah, ada yang memecahkan masalah. Cara terbaik menghadapi blogger negatif adalah mengabaikannya, Pada dasarnya mereka memang suka melancarkan komentar negatif. Tak peduli apakah tulisan anda baagus atau jelek. Mereka hanya ingin diperhatikan. Jadi, tak perlulah anda menanggapinya. Membela diri justru akan membuat mereka tambah bringas dan akan memperpanjang masalah. Sepanjang anda yakin posting itu memang benar adanya dan tidak menyinggung ego orang lain, cuek sajalah. Percaya deh, lama kelamaan mereka pasti kehabisan amunisi.
Ketiga, Say Thanks and Sorry. Lho,, mereka sudah memaki kita, kenapa kita justru berterima kasih? 2 kata ajaib yang bisa menentramkan hati adalah Terima kasih dan maaf. Seorang peneliti Jepang pernah melakukan penelitian terhadap kristal air. Kristal air pertama diberi ucapan arigatou (terima kasih), dan kristal air kedua diberi umpatan dan makian. Apa hasilnya? Kristal air pertama membentuk kristal air yang luar biasa bagusnya. Dan yang kedua? Justru membentuk kristal air yang buruk. Tuh kan,air aja kalo diberi ucapan terima kasih jadi senang, apalagi manusia. Maka dari itu, balaslah komentar negatif tersebut dengan kalimat-kalimat sejuk. Ucapkan saja terima kasih sudah memberi komentar. Minta maaf atas kesalahan anda dan akuilah dengan rendah hati anda masih belajar dan membutuhkan masukan.
Keempat, Biarkan visitor membantu anda. Para blogger dan “fans”nya punya ikatan yang unik. Mereka (disadari atau tanpa disadari) akan membentuk suatu komunitas. TAnpa diminta, mereka akan bereaksi terhadap komentar tak pantas di blog anda. Biarkan mereka berpendapat. Biarkan mereka terlibat diskusi di blog anda. Khalayak setia adalah benteng yang kuat untuk menahan serangan hujatan dari para komentator negatif. Berterimakasihlah pada pembaca setia blog anda.
Kelima, Lakukan perubahan. Jika anda terus mendapat kritikan tentang topik yang sama dan bukan hanya dari 1 atau 2 orang saja, sebaiknya jangan keras kepala. Mungkin ini saatnya anda melakukan perubahan. Coba koreksi. Lakukan pendekatan lain. Tujukan pada mereka anda bisa berubah. Tunjukkan pada mereka bahwa anda bisa melayani kebutuhan mereka. Adaptasilah dengan pengunjung. Ingat kalimat “Pembeli adalah Raja”.









2 Comments on “Blog Depression”
Saya berikan AWARD buat Pesona-IT atas tips2nya. Di ambil ya…???
Babesajabu´s last blog ..AWARD Untuk TRAFFIC RANK ???
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa….!!! Saya Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata-kata yang salah ataupun candaan yang menyinggung perasaan sahabatku. Semoga di bulan puasa ini kita dapat lebih mengerti akan arti Kehidupan dan Persaudaraan.
SUCCESS ALWAYS…